berhentilah menyalahkan sekarang juga

“If you lose the fight, there’s no one to blame but yourself.” (oliver north)

Kenapa sih aku merasakan kenyataan pahit seperti ini? Kenapa bukan orang lain?Kenapa harus saya? Kenapa saya terlahir dari keluarga yang miskin, kenapa bukan terlahir dari keluarga yang kaya?Mungkin saya bisa lebih bahagia kalau terlahir dari keluarga yang kaya? Kenapa dia begitu menyebalkan?Kenapa saya selalu dapat nilai yang mengecewakan?Kenapa..kenapa..kenapa.. dan kenapa?

Pernahkah kita merasakan kondisi dimana kita berada dalam posisi yang sedang kecewa dan akhirnya terus saja menyalahkan. Menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain, menyalahkan asal-usul, menyalahkan latar belakang keluarga, menyalahkan..menyalahkan..dan menyalahkan dalam bentuk yang lainnya.

Perilaku ‘BLAMMING’ atau menyalahkan memang selalu jadi bagian dan berada di dalam diri setiap orang. Perilaku menyalahkan ini merupakan pengembangan perilaku dari kekecewaan akan sesuatu hal yang terjadi dan menimpa kita. Bentuk kekecewaan ini terdiri dari berbagai jenis dan bentuk. Akan tetapi, perilaku menyalahkan ini menjadikan kita sebagai individu yang bisa merusak dan menghancurkan pengembangan kepribadian serta menghambat diri kita untuk menjadi orang yang lebih baik dan sukses.

bagaimana mungkin kita akan menjadi pribadi yang baik dan sukses apabila didalam pikiran kita masih terselubungi dengan pola fikir menyalahkan dibandingkan pola berfikir yang positif dan mencari solusi?lalu sikap apa yang harus kita ambil dalam mengatasi kebiasaan menyalahkan?yang harus kita lakukan adalah BELAJAR bukan MENYALAHKAN!!

Tung Desem Waringin, dalam e-book yang saya baca dengan judul 2 prinsip miliarder mengatakan, orang yang senantiasa bersemayam dalam dirinya pikiran dan perilaku yang senantiasa menyalahkan bukannya belajar, dikategorikan seperti halnya orang yang senantiasa terhambat. Terhambat dalam mendapatkan hal-hal positif, terhambat dalam mendapatkan berbagai peluang yang lebih baik, terhambat untuk melihat sisi positif dari pengalaman yang dirasakannya, terhambat untuk senantiasa belajar agar menjadi lebih baik dan bisa menjadi bekal yang hebat dimasa depan.

prinsip orang sukses dalam menghadapi masalah ini adalah mereka terus BELAJAR bukan MENYALAHKAN!! mereka merubah pola fikir dan perilakunya. mereka mengalihkan pola fikirnya kepada hal-hal positif dan mencari solusi yang terbaik serta mengambil pelajaran, hikmah, dan manfaat akan semua hal yang terjadi. otaknya akan berfikir dan bertanya, apa yang harus saya pelajari dari kejadian ini sehingga saya akan bisa menjadi lebih baik, lebih hebat, lebih kuat, lebih kaya, lebih berprestasi, lebih bahagia, dan lebih..lebih…lebih yang lainnya. Dengan hal ini menjadikan kita melangkah jauh lebih baik daripada orang yang suka menyalahkan.

Lalu apalagi alasan kita untuk terus menyalahkan? Tuhan memberikan masalah sebagai penguat bagi diri kita. Semua masalah dan problematika hidup mempunyai jalan keluar dan solusi yang terbaik. Hikmah dibalik itu semua juga mengandung nilai yang begitu sangat berharga. Jadi, masih mungkinkah kita hidup dalam pemikiran menyalahkan?. Daripada menyalahkan, lebih baik kita berkaca kembali kepada diri kita dan mulai mengajukan pertanyaan..kenapa ini semua bisa terjadi? Bagaimana caranya saya memperbaiki hal ini dan bagaimana caranya hal ini menjadi satu momentum besar dalam perubahan diri saya untuk menjadi lebih baik.

Percayalah kawan, menyalahkan bukan jalan keluar terbaik..tetapi belajar dari berbagai hal yang terjadi mampu membuat kita menjadi lebih sukses. sudah saatnya berhenti untuk menyalahkan sekarang juga!!

2 thoughts on “berhentilah menyalahkan sekarang juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s