syukur itu seperti apa

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Qs.Ibrahim 7)

Allah telah berjanji bahwa siapa yang mau bersyukur maka akan ditambah nikmat oleh Allah sedang siapa yang kufur maka azabNya amat pedih..
Masalahnya ’syukur’ seperti apa yang membuat Allah mau menambahkan nikmat dalam kehidupan kita? Apa cukup hanya dengan berucap Alhamdulilah? lantas Allah tambahkan lagi harta,diberikan pekerjaan & kedudukan yang bagus di mata manusia,karir meningkat,dll? Bukan!

Bersyukur bukan hanya cukup di lisan saja namun juga harus diikuti dengan bukti perbuatan. Misal kita bahagia karena baru saja memiliki seorang anak,begitu bahagianya sehingga kita mengadakan tasyakuran,aqiqah,bahkan dengan membeli semua kebutuhan sang bayi secara berlebihan,saking senengnya..! “Alhamdulilah telah diberi seorang anak,semoga kelak menjadi anak yang sholeh/sholehah.” Demikian seringkali ucapan rasa syukur atas lahirnya seorang bayi. Namun dengan berjalannya waktu,dengan banyaknya kesibukan mengurus sang bayi,akhirnya menjadi lupa kewajiban utama kita pada Allah.Sholat lima waktu,mengaji,zakat bahkan sedekah pada kaum duafa..ditinggalkan.Banyak alasan yang menyertainya,waduh..bajuku najis kena pipis bayi,waduh repot ngurusin bayi,waduh uang terpakai untuk keperluan si kecil,waduh kebutuhan banyak sekali untuk anak-anak..dsb. Sehingga terhalanglah ibadah yang sebelumnya bisa dilaksanakan,setelah mendapat karunia dari Allah justru ditinggalkan.

Begitu pula dalam hal pekerjaan,diberi kenikmatan mendapat pekerjaan bukan justru menjadi lebih rajin bekerja,malah bermalas-malasan,atau malah melakukan korupsi.Ujung-ujungnya dipecat,masuk penjara,kesulitan ekonomi,rusak nama baiknya,berantakan keluarganya,datang penyakitnya,streslah otaknya!

Yang demikian sesungguhnya bukan bersyukur,inilah yang disebut mengingkari nikmat Allah.Dan balasan atas semua ini adalah azab yang amat pedih. Azab dunia dan akherat.Azab dunia bisa berupa penyakit yang tiba-tiba di derita si kecil,uang yang tiba-tiba hilang/habis tanpa ketahuan kemana habisnya,problema keluarga,masalah di pekerjaan,dan masih banyak lagi azab dunia yang sebenarnya akar dari semua itu karena kita telah mengingkari nikmat Allah. Jika sudah demikian,tidak ada lagi rasa tentram dalam keluarga yang bisa dibilang baru mendapat kebahagiaan..Ini baru azab dunia.. belum azab akherat,jika di dunia saja kita sudah mendapat kesulitan,bagaimana lagi kelak di akherat? sanggupkah menandangnya?

Namun manusia jarang sadar hal ini,tiap kali terjadi musibah,masalah,sesungguhnya Allah telah membuktikan janjinya..memberikan azab yang pedih,akan tetapi ini karena rasa sayang Allah pada kita,hambaNya, agar kita kembali ke jalan yang benar.

“Dan kami berikan sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akherat) mudah-mudahan kamu kembali ke jalan yang benar.” (As-Sajdah 21)

Jadi..bersyukur seperti apa supaya Allah menambah nikmat dari nikmat yang sudah kita terima?
meningkatkan ibadah kita pada Allah,menambah amal sholeh kepada sesama. Misal,kalau sebelum mendapat nikmat hanya sholat lima waktu maka setelah diberikan nikmat baru,bisa sholat tahajud,sholat dhuha.Jika sebelum diberi nikmat baru jarang mengeluarkan sedekah,tidak pernah mengeluarkan zakat profesi,maka setelah mendapat rezeki lebih,tangan ini mudah mengulurkan sedekah,zakat tidak pernah telat dikeluarkan,melihat tetangga yang kekurangan otomatis membantunya,jika ada saudara kesulitan sebisa mungkin membantu mengangkat bebannya. Yang seperti inilah,insyaAllah akan ditambahkan nikmat dalam hidup kita.

Janji Allah tidak pernah ingkar bukan seperti janji manusia..
Tinggal kita manusia yang sering alpha ini,mau atau tidak taat,tunduk dan patuh pada firmanNya.
Jika diberi kelapangan seringkali lupa bersyukur,jika diuji kesempitan senantiasa mengeluh dan suudzon pada Allah,Naudzubillah..

Mudah-mudah sentilan-sentilan yang diberikan Allah untuk mengingatkan kita mampu mengembalikan kita semua pada jalan yang benar,rahmat dan ridhoNya. Amin Ya Rahman…

~TEbarKAn sLM & JAdiKAn LAh HAri INi leBIh BAIk DArI HAri KEmariN~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s