waktu semakin berkurang

Tanpa kita sadari waktu kita di dunia ini semakin berkurang.. waktu terus bergulir tanpa bisa kita hentikan walaupun hanya sejenak. Dari kecil hingga dewasa kini telah banyak hal-hal yang kita lalui, baik itu hal yang diharamkan maupun dihalalkan telah kita jalani baik yang disadari maupun tidak.

Hari demi hari, tanpa disadari kita semakin dekat untuk menuju kepada-Nya. Pernahkah tersirat di benak kita, apakah kita kelak termasuk ahli jannah ataukah ahli an-nar???

Seseorang yang didunia melakukan amalan ahli jannah, tetapi disaat sakaratul maut takdir mendahuluinya sehingga ia melakukan amalan ahli an-nar. Seseorang yang di dunia melakukan amalan ahli an-nar, tetapi di saat sakaratul maut takdir mendahuluinya sehingga ia melakukan amalan ahli jannah. (HR. Muslim )

Tidakkah kita cemas wahai ikhwan dan akhwat akan hal itu??? Apakah kita masih akan menyiakan waktu yang tersisa ini???? Banyak orang yang berbangga karna bertambahnya umur mereka di dunia ini dengan melakukan hal yang sia-sia, padahal kenyataannya umur mereka di akhirat makin berkurang…

Ya akhi, ya uhkti…. Pernahkah kita membayangkan jikalau kelak kita masuk kedalam nerakanya yang apinya menyala-nyala yang siap menanti, hanya karna suatu perbuatan yang kita anggap sepele.

Ya akhi wa ukhti,, inginkah antum menyiakan umur antum yang tinggal sedikit ini???

Ya akhi wa ukhti,, pernahkah antum bermuhasabah diri atas apa yang antum perbuat hari ini??? Terkadang kita hanya menghitung apa yang telah kita lakukan jikalau perbuatan itu adalah baik, tetapi kita jarang melakukan yang sebaliknya…..

Ya Akhi wa ukhti, kita hidup bukan untuk datang kepada dunia, tetapi dunialah yang seharusnya datang kepada kita… Kita hidup bukan untuk menjadikan dunia sebagai hal yang paling kita tuju, melainkan akhiratlah tempat yang ingin kita gapai dalam keadaan baik…

Ingatkah antum akan firman-Nya :

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. Al-Hadiid : 30)

Tidakkah kita ingin mendapatkan apa yang di janjikan-Nya :

Perumpamaan syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka (QS. Ar Ra’d : 35)

Ya akhi wa ukhti,, apakah kita akan menyia-nyiakan waktu yang telah diberikan-Nya??? Padahal telah jelas janji-janji-Nya kepada kita…..

Barakallhufikum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s