qarun dan tasalabah masa kini

Sebelum bekerja mereka hitung semua hartanya,selesai bekerja mereka hitung lagi tambahannya. Bila bertambah digunakan membuka usaha baru, bila hartanya tetap mereka menyesal. Dan bila hartanya berkurang mereka merasa cemas, gelisah luar biasa.

“Kecelakaan bagi setiap orang pengumpat dan pencela,yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya. Sekali-kali tidak!Sungguh dia akan dilemparkan ke dalam api neraka hutamah.” (Al-Humazah 1-4)

Qarun dan Tsalabah adalah nama yang terkenal dengan sosok kikir. Pada awalnya mereka adalah sosok yang setia pada Nabi. Qarun pada Nabi Musa dan Tsalabah pada Nabi Muhammad. Ketika mereka miskin,mereka adalah pengikut yang setiap taat ibadah,namun ketika kekayaan telah mereka genggam,mereka menjadi ingkar pada Allah.Lupa bahwa hartanya semata-mata pemberian Allah.

“Sesungguhnya harta ini kuperoleh dengan usaha yang keras dan karena kepandaianku.Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku.”
Kisah ini diabadikan dalam Al-Quran Al- Qashash :78
Kedua orang tadi dalam akhir hayatnya menemui nasib yang sama.Mereka dibinasakan Allah, dengan seluruh harta kekayaannya.

Qarun sudah mati ratusan tahun yang lalu demikian pula Tsalabah,tapi perwatakan dan kepribadian dua tokoh ini tetap lestari hingga kini. Qarun dan Tsalabah tetap hidup menghiasi sejarah setiap masa. Siapa Qarun danTsalabah masa kini? Masing-masing dari kita tentunya bisa menjawab.

Kikir adalah sikap mental yang telah dijangkiti hubbuddunya(cinta dunia dan takut mati).Hidup seakan-akan hanya untuk mengejar dunia dengan mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya.Dikira harta itu yang membahagiakannya,dapat mengekalkan hidup di dunia padahal tidak demikian. Orang yang kikir justru akan bertambah gelisah di dalam hidupnya.. karena takut jika hartanya berkurang maka dia akan jatuh miskin.

Hubbuddunya bukan sekedar melanda orang kaya, orang miskinpun banyak yang terjangkit. Itulah sebabnya judi sangat laris di tingkat ekonomi kelas bawah, mereka selalu berkhayal supaya dapat kaya. Semakin kaya, kecintaannya kepada dunia semakin menjadi-jadi. Semakin cinta dunia brarti semakin kikir, semakin tersiksa hidupnya.

~TEbarKAn sLm & JAdiKAn laH HAri Ini LEbiH baiK DAri KEMAriN~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s