Surat dan ayat manakah yang menjadi favorit bagi para Tunanetra yang beriman?

10462832_10152947953417785_187676782243126267_n

 

Surat dan ayat manakah yang menjadi favorit bagi para Tunanetra yang beriman?

Berikut cuplikannya,

Suatu hari saya mengisi kajian pada majelis ilmu di daerah Pondok Gede, majelis ini yang hadir banyak pula dari rumah yang jauh sekitaran jakarta barat dll, yang menjadi perhatian adalah majelis ilmu ini khusus bagi para penyandang tunanetra, saat baru di mulai saya meminta kepada hadirin untuk membuka surat saba ayat ke 4 namun hanya selisih tidak lebih dari 2 detik salah satu dari hadirin langsung melantunkan ayat tersebut dengan lancar tanpa al-quran braile, pikir saya orang tersebut sudah hafal, jujur diri saya pun belum hafal, merasa tertegun sebenarnya siapa yang tunanetra, dia ataukah saya yang tunanetra, Subhanallah..Astaghfirullah ampunilah Hamba.
Singkat cerita terjadilah percakapan ringan namun bermakna dalam antara saya dengan salah seorang hadirin majelis ilmu,

Seorang Tunanetra:”Pak.. Tahu gak kalau di kalangan kami para tunanetra punya surat dan ayat favorit di al-quran?”

Saya:”Oh ya? Belum tahu saya.. Surat dan ayat yang mana itu?”

Seorang Tunanetra:”Surat Thoha ayat 124 sampai ayat 126 pak..”

“Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan kami akan mengumpulkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”(Thoha:124)

“Dia berkata:”Yaa Tuhanku, mengapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal dahulu aku dapat melihat?””(Thoha:125)

“Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah, dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, dan kamu mengabaikannya, jadi begitu pula pada hari ini kamu diabaikan””(Thoha:126)

Seorang Tunanetra:”Pak.. Saya ikhlas koq Pak di dunia dikaruniai penglihatan yang tidak berfungsi alias buta, di dunia masih ada yang perduli dengan saya, mau pergi ke daerah mana saya ada yang menolong mencarikan kendaraan umum buat saya, ada yang membantu saya menyeberang jalan, ada yang membantu saya menunjukkan nominal uang, tapi kalau di akhirat saya juga buta, Yaa Allah siapa yang akan membantu saya sementara tidak ada naungan kecuali naungan dari Allah, bagaimana jadinya jika saya mengabaikan ayat-ayat Allah ketika di dunia lalu di akhirat dikumpulkan dalam keadaan buta dan Allah tidak mau menolongnya? Astaghfirullah..”

Ya, saya hanya bisa tertegun dengan perasaan cemas dan takut, betul kata seorang tunanetra itu, Yaa Allah berilah ketabahan dan kesabaran dan keimanan yang sempurna bagi para penyandang cacat, dan tidak menutup kemungkinan bagi saya yang sering kali sibuk dengan dunia. Padahal telah jelas ayat-ayat Allah, mungkin bukan karena saya tidak cukup waktu untuk mentelaah Al-Qur’an tapi tidak cukup kemauan keinginan untuk mentelaah Al-Qur’an, dan jatuh pada status mengabaikan Al-Qur’an.. Yaa Allah ampunilah hamba, bagaimana mungkin saya bersenang-senang di dunia, bisa bercanda tawa, bermain, membicarakan suatu permasalahan yang tidak berguna di akhirat nanti, terlalu silau dengan harta, terlalu semangat bekerja, terlalu bangga dengan kemampuan berolahraga, selalu mengumpulkan harta tapi tidak juga keluar zakat darinya, sehingga lupa semua urusan akhirat.

(Dikutip asli dari sumber)

“ Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main main dan sendau gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia “( QS. Al An’am : 70)

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s