HilangNya ruh DAKWAH setelah Menikah..

 

 

11063957_1017075331637897_4151089041809075181_nHilangNya ruh DAKWAH setelah Menikah..

mungkin kalimat ini tidak tergambarkan oleh saya yang masih jomblo. atau mungkin tidak baik menuliskan ini karena belum mengalaminya.

tapi percayalah fenomena ini telah saya dapati dari beberapa kejadian yang memang benar-benar terjadi dari kalangan kader-kader dakwah.

senang mungkin tidak terbendung ketika kalian telah di persatukan oleh allah swt di dalam naungan pernikahan yang SAH. mungkin sejak lama kalian menunggu dalam ta’at dan berdoa kepada allah swt agar di perstukan oleh allah swt dengan orang-orang yang siap menjadi IMAM atau CALON MA’MUM yang membanggakan baik di dunia dan di akhirat.

harapan itu kian terus terpikirkan bahwa bayangan diri untuk menjadikan setiap cita-cita dalam membentuk keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah itu bersemi di dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

apaKah yang kau rasakan ketika berrumah tangga berGeserlah kecintaan-kecintaan kalian dengan apa yang mungkin sejak awal menjadikan impian mempunyai keluarga yang SAMARA.

ketika panggilan-panggilan dakwah mulai kalian abaikan.

ketika amanah-amanah dakwah mulai kalian lunturkan.

ketika ketaatan kepada qyadah kalian mulai hilangkan..

ketika kesibukan-kesibukan merebut  waktu waktuMu .

ketika alasan demi alasan terus menerus kalian utamakan.

ketika semangat dakwah itu mulai merdup dan bergeser kepada kecintaan dunia

ketika kelelahan demi kelelahan bertubi-tubi menyerang yang mengakibatkan kita beralasan dengan enaknya bawah . saya lelah berkerja seharian mencari nafkah bolehLah bolos sekali-sekali dalam halaqoan. kan gg sering-sering ini bolosNya.

atau ketika istri/suami minta di temani seharian kita sibuk mencari alasan untuk tidak menghadiri rutintas pekanan dalam pertemuan itu seharusnya kita mendapati banyak ilmu (bekal) dan kekuatan dalam mengarungi bahtera kehidupan ini agar tidak tersesat.

maka berhati-hatilah wahai sahabat cepatlah bergegas dan berIntropeksi dirilah. ada apa gerangan.. tanyakan pada hati-hati kalian kenapa bisa seperti ini..

dulu ketika belum bekerja kalian jungkirbalik berusaha dan berdoa minta kepada allah swt agar di berikan pekerjaan. lalu allah swt kabulkan

dulu ketika kalian sebelum menikah kalian berdoa dan terus berusaha mendekatkan diri kepada allah swt agar diberikan jodoh dengan calon IMAM DAN CALON MA’MUM yang bisa membawa ke syurganya ALLAH SWT. lalu allah swt kabulkan

kini semua itu sirna ketika kalian telah mendapatinya…

ingat janji allah swt itu pasti.

Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (QS:9:24)

kini allah swt telah menakdirkan kalian bersatu dalam jalan dakwah ini. seharusnya kalian harus saling menguatkan. sehrusnya kalian saling mengingatkan . kemana semangat dan militan antum setelah menikah..

ingatLah kalian adalah aset-aset dakwah, dan kalian telah di pilih oleh allah swt untuk menjadi PION-PION dakwah. jangan sampai allah swt gantikan dengan orang lain karena semangat antum yang terus menerus ingin berada dalam posisi nyaman dan aman.

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.
(QS al-Maa’idah [5]: 54).

sahabat ketahuilah ikhwah2/akhwat2 kita diluar sana sedang sibuk berperang
Mereka semua sedang sibuk merekrut
Mereka semua disana sangat bersemangat hadir di pembinaan tarbawinya masing2..

Lalu apa antum masih saja belum tersadar?
Apa antum masih saja tidak peduli?
Apa antum masih saja ingin diam dgn kenyamanan?

“Dakwah itu tidak akan menang dengan rukhsah. Dakwah itu akan menang dengan tekad dan kesungguhan”
(Syaikh Hasan Hudhaibi)

“Bila da’i nya bermental ayam negeri yang tak tahan angin, mudah kena sampar dan mengandalkan jatah makanan olahan, maka kiamat dakwah sudah terdengar seruninya”
(KH. Rahmat Abdullah)

Untuk mengukur seseorang adalah kader dakwah itu sederhana yaitu 2 hal :
1. Kesungguhannya dalam menjaga tarbiyah
2. Kesungguhan ekspansi dakwah (merekrut)

semoga kita tidak termasuk orang-orang yang lalai dalam menjaga ekspansi dakwah ini karena alasan berumah tangga..

allah’hualam

-wrd-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s