nasihat dakwah..

 

ujian1

Nasehat untuk diriku serta para sahabatku Fillah..

Para sahabatku yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta Ala
Seluruh harta kekayaan Khadijah diserahkan kepada Suaminya, kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wa Sallam, untuk perjuangkan agama ini,

Dua per tiga kekayaan kota makkah milik khadijah, tetapi ketika khadijah hendak menjelang wafat tidak ada kafan yang di gunakan untuk menutupi jasad khadijah, bahkan pakaian yang di gunakan khadijah ketika itu adalah pakaian yang sudah sangat lusuh dengan delapan puluh tiga tambalan diantaranya dengan kulit kayu,

Para sahabatku yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta Ala
Di kisahkan, suatu hari Nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam pulang daripada kerja dakwah, ketika pulang masuk ke dalam rumah, biasa khadijah menyambut dengan berdiri di depan pintu , ketika khadijah hendak berdiri menyambut Nabi,

Nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam Berkata, “Wahai Khadijah tetaplah kamu di tempatmu”

Ketika itu khadijah sedang menyusui Fatimah yang ketika itu masih bayi,

Sahabatku yang di muliakan Allah Subhanahu Wa Ta Ala

Karena begitu besar pengorbanan Nabi dan Khadijah untuk agama ini, hingga bagaimana hari ini kita dapat mengenal Rabb, hingga hari ini pula kita dapat mengenal dan mengerjakan sholat, hingga kita hari ini kita mengenal tuhan yang sebenarnya, Kita kenal Allah,

Para sahabatku fillah yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta Alla

Seluruh harta kekayaan mereka telah menjadi habis

Sehingga ketika Fatimah saat menyusu , bukan air susu yang keluar tetapi darah yang keluar , darah yang masuk kedalam mulut daripada Fatimah Radiallahu Anha,

Maka nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam mengambillah Fatimah yang sedang menyusu dan diletakkan di tempat tidur,
Lalu Gantilah nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam berbaring di pangkuan Khadijah, terlihat nabi sallallahu Alaihi Wa Sallam begitu sangat lelah karena sehariannya berjumpa manusia, beliau menghadapi caci maki dan fitnah manusia ketika itu, Nabi pun tertidur.

Ketika itulah khadijah dengan belaian kasih sayang membelai kepala Nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam,

tak terasa air mata khadijah kurba menetes di pipi nabi sallallahu Alaihi Wa Sallam,

Nabi pun terjaga , “Wahai khadijah , kenapa engkau menangis”, adakah engkau menyesal bersuamikan aku, Muhammad?,

Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan”, tetapi hari ini engkau telah di hina banyak orang, semua orang telah menjauh daripadamu, seluruh harta kekayaanmu habis, adakah engkau menyesal wahai khadijah bersuamikan aku, Muhammad?

Khadijah tul kubra berkata; “ Wahai suamiku , wahai nabi Allah” bukan itu yang aku tangiskan,

Dahulu aku memiliki kemuliaan, kemuliaan itu aku serahkan untuk Allah dan Rasulnya,

Dahulu Aku punya kebangsawanan, kebangsawanan itupun aku serahkan untuk Allah dan Rasulnya

Dahulu aku memiliki harta kekayaan, seluruh harta kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan rasulnya,

Wahai Rasulullah Wahai Nabi Allah, sekarang aku tidak punya apa apa lagi, tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini,

Wahai Rasulullah, sekiranya aku telah mati sedangkan perjuanganmu ini belum selesai, sekiranga engkau hendak menyeberangi sebuah lautan, engkau hendak menyebrangi sebuah sungai, dan engkau tidak memperoleh rakit ataupun jembatan, maka engkau galilah lubang lubang kuburku, kau galilah kuburku, engkau ambillah tulang belulangku, kau jadikan sebagai jembatan untuk engkau menyeberangi sungai itu untuk dapat berjumpa dengan manusia disana, dan ingatkan mereka kepada kebesaran Allah, ingatkan mereka kepada yang haq, ajak mereka kepada Diinul Islam Wahai Rasulullah,

Para sahabatku yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta Alla

Seorang nabi yang agung, seorang istri yang agung, suami istri berpelukan sambil menangis memikirkan agama ini,

Allahu Akbar Allahu Akbar

Para sahabatku Fillah yang dimuliakan Allah,

Ketahuilah Diinul islam ini tersebar , hari ini kita kenal Allah, tidak dengan mudah para sahabatku yang dimuliakan Allah,
Diinul islam sampai dalam kehidupan kita,
Diinul islam sampai ke kampung kita,
Diinul islam masuk ke dalam rumah rumah kita
Agama sampai kedalam hati hati kita, saudaraku fillah yang dirahmati Allah

Bukan dibawa oleh burung burung yang terbang, bukan pula dibawa oleh angin,
Bukan melalui air sungai yang mengalir, bukan sahabatku fillah yang dimuliakan Allah

Tapi dibawa oleh pengorbanan nabi dan para sahabat sahabatnya

Dibawa oleh pengorbanan para janda janda sahabat
Dibawa oleh pengorbanan yatim yatim para sahabat, sahabatku fillah yang dirahmati Allah

Ketahuilah sahabatku fillah hari ini kita mengamalkan agama ini diatas dari jerih penderitaan dan jeritan para janda janda dan yatim para sahabat

Hari ini kita kadang bersenang mengamalkan agama diatas penderitaan khadijatul Kubra Radiallahu Anha

Para sahabatku fillah yang di muliakan Allah subhanahu Wa Ta Ala

Kalaulah hari ini kita tidak hargai pengorbanan mereka

Apa yang harus kita jawab di hadapan Allah, kalaulah kita jumpa Allah

Apa yang akan kita jawab di hadapan Nabi kalau kita jumpa dengan nabi

Apa yang akan kita jawab kalau kita jumpa dengan Abu Bakar yang telah menghabiskan seluruh harta bendanya untuk Diinul islam ini,

Apalah yang akan kita jawab wahai para saudariku fillah yang dimuliakan Allah?

Kalau kalian para saudariku berjumpa dengan sahabiah sahabiah yang telah mengorbankan suami suami mereka syahid di jalan Allah?

Apa yang akan kita jawab?

Sekiranya kita jumpa dengan anak anak yatim para sahabat, sedangkan mereka telah mengorbankan ayah ayah mereka untuk perjuangkan agama ini

Para sahabatku Fillah yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta Alla

Agama ini sangat berhajat kepada pengorbanan

sahabatku ..

Agama tidak akan tersebar dengan tulisan tulisan
Agama tidak akan tersebar dengan hanya berbicara
Agama tidak akan pernah terwujud dalam kehidupan kita tanpa kita mengorbankan diri kita saudaraku

Sudah menjadi ketetapanNya, agama akan terwujud melalui pengorbanan dan perjuangan

Hidayah akan datang dalam diri kita melalui pengorbanan,
Agama akan tersebar, hidayah akan tersebar ke dari ujung ke ujung dunia saudaraku fillah yang mulia melalui pengorbanan!

Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar.(QS. An Nisa: 95)

Jangan lelah saudara saudariku Fillah untuk perjuangan dakwah dan jihad ini

allah’hualam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s