Tiada suami yang sempurna

13709939_1115531901818399_1267819246206889008_n
Saat engkau memilihnya, maka seharusnya engkau tahu bahwa dia yang terbaik dari sekian orang baik yang engkau kenal. Maka tidak seharusnya engkau menyesali apa yang telah engkau pilih. Karena jika ada kurangnya, itu hanya menunjukkan ke-tidaksempurna-annya sebagai manusia. Lalu apakah kau akan begitu saja meninggalkannya?

Bertahanlah pada luka pertama, kedua, ketiga dan selanjutnya. Bersiaplah untuk jutaan luka dan kecewa. Saat engkau tidak menemukan mimpi indahmu di wajahnya. Atau tidak menemukan cita citamu pada dirinya. Atau bahkan malah menemukan sekumpulan kecewa yang tidak pernah kau inginkan hadirnya.

Di saat itulah saat yang tepat bagi tangan kekarmu tuk merengkuhnya. Melindunginya dari marabahaya. Mendidik dan mengarahkan menuju cahaya cinta. Tidak dengan memaki atau me-nyumpahserapahi. Tetapi dengan beningnya hati, matangnya jiwa, dan pendekatan cinta yang semestinya. Karena hadirmu akan menjadi pelengkap hidupnya, bukan sebagai penilai yang sadis atau pengkritik yang kejam nan menakutkan.

Dekatlah pada Allah wahai para suami. Karena istri-mu mengharapkan wajah yang teduh karena air wudhu. Bukan wajah beringas karena nafsu dunia.

@burhanshadiq

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s